Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Sari Asih Konsultasi Online

Penyebab Terhentak Ketika Tidur

26-10-2020

Bagikan :

SARIASIH.com – Hampir semua orang pasti pernah mengalami ‘Kaget’ pada saat tidur, ada yang bermimpi jatuh dari tangga hingga terkadang tangan atau kaki tersentak dengan sendirinya. Hal tersebut umum terjadi ketika tubuh belum benar-benar tertidur.

Kondisi yang disebut sebagai hypnic jerk dalam dunia medis ini, sebenarnya suatu keadaan dimana tubuh mengalami kedutan atau kejang singkat dan tiba-tiba, pada saat transisi dari kondisi terjaga ke kondisi tidur.

Dilansir dari Detik Health, menurut Tom Stafford,  pengajar ilmu psikologi dan ilmu kognitif dari University of Sheffield, menjelaskan jika hypnic jerk disebabkan oleh adanya tanda jika sistem motorik tubuh masih memegang kendali ketika kelumpuhan tubuh akibat tidur (sleep paralysis) mulai mengambil alih.

Hypnic jerk dapat berlangsung cepat, tidak beraturan dan meliputi seluruh bagian tubuh. Terkadang, ada yang mengalami hal yang cukup parah hingga menimbulkan gangguan berjalan, bicara atau makan.

Sampai saat ini, belum ada penyebab pasti dari hypnic jerk. Namun ada beberapa hal yang diduga jadi pemicunya, seperti ketika seseorang sedang merasa cemas dan stres. Kedua kondisi tersebut membuat otak menjadi terjaga agar tetap aktif, sekalipun tubuh sedang tidur.

Karena otak memberikan sinyal waspada, sehingga ketika terkejut saat tidur maka seseorang akan merasa cemas dan takut untuk kembali terlelap.

Mengonsumsi kafein, seperti kopi dan teh juga menjadi penyebab lainnya. Jenis minuman tersebut memiliki kandungan stimulan, dimana terdapat zat-zat yang meningkatkan kewaspadaan dan energi. Kandungan nikotin pada rokok juga berperan sebagai stimulan.

Stimulan yang bisa mempengaruhi tubuh untuk tidur secara alamiah. Kandungan yang dimilikinya mempengaruhi hormon yang masuk ke otak untuk tidur semakin dalam.

Bagi pecinta olahraga, seringkali aktivitas tersebut dilakukan pada malam hari dekat dengan jam tidur. Sebenarnya hal tersebut dapat menyulitkan tubuh untuk mencapai tahap rileks dan memulai tidur.

Otak dan otot membutuhkan waktu untuk memproses tubuh agar dapat tidur, karena itu stimulasi yang berlebihan dapat menyebabkan hypnic jerk.

Penyebab yang terakhir adalah kurang tidur. Terdapat dugaan jika memiliki jam tidur yang buruk akan lebih berisiko mengalami hypnic jerk. Ketika kaget saat tidur sering terulang, maka dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia kronis.

Sebenarnya hypnic jerk adalah hal yang normal dialami oleh manusia, namun jika menyebabkan cemas dan berdampak pada gangguan tidur, maka segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

RS Sari Asih sudah menerapkan protokol kesehatan yang membuat pasien kini dapat menjalankan pengobatan tanpa perlu khawatir. Untuk meminimalisir keberadaan diluar rumah, ada baiknya melakukan daftar online di sariasih.com agar dapat terbebas dari antri pada saat pendaftaran.

 

 

 

 

Konsultasikan Dengan Dokter
Coming Soon
Ok