TBC Dapat Menyerang Siapa Saja Dan Dimana Saja

13-09-2018

SARIASIH.com - Tuberkulosis (TBC) adalah salah satu dari 10 penyebab kematian di seluruh dunia. Menurut WHO pada tahun 2016, 10,4 juta orang mengidap TBC dan 1,7 juta meninggal karena penyakit tersebut. di Indonesia, menurut Kementrian Kesehatan memprediksi penderita TBC mencapai lebih sari satu juta orang.

Permasalahan kesehatan ini disebabakan oleh bakteri MycobacteriumTuberculosis, bakteri tersebut seringkali mempengaruhi kondisi paru-paru. Namun TBC termasuk kedalam penyakit yang masih dapat disembuhkan dan dicegah.

Penyebaran TBC dimulai dari seorang penderita aktif yang mengeluarkan titik kecil air liur seperti batuk, bersin atau meludah. Aktivitas tersebut akan mendorong bakteri yang terkandung menyebar ke udara, sehingga jika terhirup oleh orang lain maka secara otomatis mereka akan terinfeksi.

Secara umum TBC banyak menyerang orang dewasa dengan usia aktif, namun yang berusia selain itu juga memiliki risiko untuk terkena penyakit yang banyak diderita oleh penduduk negara berkembang ini. Seseorang diduga terkena TBC dapat ditandai dengan gejala batuk terus-menerus.

Gejala tersebut juga diiringi dengan berkurangnya nafsu makan hingga berat badan pun turut menurun, acapkali penderita akan mengalami sesak nafas dan berkeringat ketika malam hari walaupun tidak sedang melakukan aktifitas.

Selain terkena bakteri dari penderita, penderita TBC lainnya bisa disebabakan kepada orang yang kekebalan tubuhnya lemah seperti penderita HIV/AIDS, pengidap diabetes, seseorang yang sedang menjalani kemoterapi, selain itu perokok, pecandu narkob dan orang yang sedang menjalani kemoterapi juga memiliki risiko yang sama.

Adapun pengobatan yang dapat dilakukan diantaranya pengidap akan dinstrusikan untuk mengonsumsi antibiotik dengan jangka waktu tertentu dan dengan mendapatkan vaksin BCG (Bacillus Calmette Guerin). Vaksin tersebut masuk kedalam imunisasi yang wajib diberikan kepada bayi sebelum berusia 2 tahun.

Jika Anda atau Si buah hati terbukti menderita TBC dan belum mendapatkan penangan, segera datangi RS Sari Asih sebagai upaya sikap preventif dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jadwal praktek dan booking dokter bisa di ketahui melalui situs www.sariasih.com.

Coming Soon
Ok