Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Sari Asih Konsultasi Online

Skrining Hipotiroid Kongenital Mencegah Kelainan Pada Anak

11 Oct, 2022

SARIASIH.com - Setiap pasangan lebih menginginkan kelahiran buah hati yang sehat dan sempurna, dalam artian, tidak membawa kelainan pada fisik dan otaknya.

Hanya saja terkadang, harapan bisa jauh dari kenyataan. Kurangnya edukasi di masa kehamilan membuat beberapa pasangan harus ikhlas menerima kelahiran buah hati dengan gangguan bawaan.

Hal ini pun terkadang baru disadari saat sang buah hati memulai masa pertumbuhannya. Terjadi sesuatu yang serasa tidak wajar di masa pertumbuhannya. Sebut saja wajah anak ketika diperhatikan secara seksama ternyata sembab, bibir tebal, hidung pesek.

Seiring bertambah usia, sang anak ternyata bertubuh kecil, mental terbelakang atau kesulitan bicara dan sulit diajar bicara. Kondisi anak membuat beberapa pasangan harus mengelus dada dan kebingungan.

Dijelaskan Dokter Umum RS Sari Asih Karawaci, dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra, bentuk wajah dan kelainan mental serta gangguan kepribadian pada anak disebut Hipotiroid kongenital (HK), dan kelainan tersebut sering terjadi pada banyak anak.

“Penyebab paling sering itu karena retardasi mental atau gangguan perkembangan otak yang diakibatkan kurang atau malah tidak adanya hormon tiroid sejak dalam kandungan, dan sebenarnya itu bisa dicegah jika ibu rutin berkonsultasi dengan dokter,” sebut dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra.

Kondisi Hipotiroid kongenital disebutkan dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra, akan menjadi lebih berat pada bayi jika ibu bayi lalai melakukan pemeriksaan atau kontrol rutin kepada petugas medis.

“Pada bayi yang mengalami gejala tersebut bisa terlihat dari bayi yang kurang aktif bergerak, enggan menyusu, kulit kuning, sering tersedak saat minum, lidah membesar dan konstipasi atau gangguan buang air besar serta lainnnya,” tambah dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra.

Ada banyak pemeriksaan menurutnya, salah satu pemeriksaan yang dilakukan saat bayi baru lahir itu adalah skrining hipotiroid kongenital.

Skrining tiroid dilakukan pada bayi saat hari kedua sampai ke empat kala masih berada di rumah sakit. Dengan adanya skrining tersebut dapat mencegah kelain pada bayi lebih parah.

“Skrining hipotiroid ini sangat penting dilakukan pada bayi yang baru lahir untuk mencegah keterlambatan dan bayi dapat segera mendapatkan penanganan serta pengobatan optimal sehingga tumbuh kembangnya seperti apa yang diharapkan kedua orang tuanya,” saran dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra.

Bagikan :

Jadwal Poliklinik
dr. Beatrix Siregar , M.Ked (Ped), SpA
Anak
dr. H. Mahruzzaman Naim Sp.A
dr. H. Mahruzzaman Naim Sp.A
Anak
dr. Widyastuti, Sp.A
dr. Widyastuti, Sp.A
Anak
dr. H. Didik Wijayanto, Sp.A
dr. H. Didik Wijayanto, Sp.A
Anak
dr. Iqbal Zein Assyidiqie , Sp.A
dr. Iqbal Zein Assyidiqie , Sp.A
Anak
Layanan Online
Layanan Online
Konsultasikan Dengan Dokter
Coming Soon
Ok