Operasi Gratis Celah Bibir Dan Langit-langit Di RSI Sari Asih Ar Rahmah

08-08-2018

SARIASIH.com – Celah bibir dan langit-langit (CBL) adalah sebuah kondisi yang biasa dikenal dengan kata sumbing. Situasi ini terjadi akibat kegagalan penyatuan prominensia frontonasal (tonjolan bakal hidung, langit, dan bibir) pada minggu-minggu pertama kehamilan.

Sebagian besar ilmuan percaya bahwa keadaan ini disebabakan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Ada peluang lebih besar bagi bayi yang baru lahir jika orang tua atau saudara kandung memiliki masalah yang sama.

Penyebab potensial lainnya kemungkinan terkait dengan obat yang ibu konsumsi pada saat masa kehamilan, diantaranya obat anti kejang, obat jerawat yang mengandung accutane dan methotrexate, hingga obat yang biasa digunakan untuk mengobati kanker, radang sendi dan psoriasis.

Celah bibir dan langit-langit juga dapat terjadi sebagai akibat paparan virus atau bahan kimia ketika janin berkembang di dalam rahim serta kondisi medis lainnya.

Keadaan yang memiliki nama lain Celah Orofasial ini sebagian besar dapat diindetifikasi pada saat bayi lahir ditandai dengan adanya pemisahan bibir, pemisahan langit-langit, pemisahan bibir dan langit-langit, distorsi hidung, infeksi telingan berulang, berat badan tidak bertambah hingga air susu keluar  dari lubang hidung.

Bibir sumbing masih menjadi masalah yang cukup serius di Indonesia, terdeteksi sebanyak 9.500 anak diperkirakan mengidap CBL dan angkat tersebut terus meningkat setiap tahunnya.

Terlebih penderita celah bibir dan langit-langit akan sangat rentan tumbuh dan berkembang dengan perasaan hilangnya percaya diri, kesulitan bersosialisasi bahkan pengucilan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Untuk mengembalikan senyum manis mereka, RS Sari Asih Islam Ar-Rahmah mengadakan operasi gratis bagi penderita CBL yang akan terselenggara pada tanggal 11 – 12 Agustus 2018. Kegiatan ini juga diadakan pada 16 rumah sakit lain yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun pesyaratan yang harus dipenuhi yaitu membawa fotocopy KTP dan KK, jika penderita mengalami bibir sumbing maka bayi minimal berusia tiga bulan dan berta 5.5 kg namun jika celah langit-langit, bayi minimal berumur 1,5 tahun dan berat 10 kg.

Kegiatan ini juga akan menghadirkan Rita Rahmawati, Amd. TW untuk memberikan penyuluhan bagi para orang tua penderita CBL agar mendapatkan edukasi terapi wicara yang dapat dilakukan dan diterpkan pada Si buah hati.

Coming Soon
Ok