Manfaat Inisiasi Menyusu Dini Bagi Si Kecil

26-03-2020

Bagikan :

SARIASIH.com – Sampai saat ini masih banyak terjadi kasus kematian bayi setelah lahir. Faktanya,tiga dari lima atau sekitar 78 juta bayi di penjuru dunia tidak mendapatkan ASI pada satu jam pertama hidupnya.

Padahal, jika bayi menyusu di satu jam pertama  setelah kelahiran dapat menyelamatkan 22 persen bayi dan jika menyusu pada hari pertama akan menyelamatkan 16 persen bayi, sehingga kematian bayi akan meningkat secara signifikan jika permulaan inisiasi menyusu di tunda.

Inisiasi menyusu dini (IMD) sebenarnya adalah langkah awal yang penting untuk menstimuli bayi untuk memulai proses menyusu. Pada saat itu, bayi diletakkan pada dada atau perut ibu dan secara alami bayi akan mencari sumber air susu ibu (ASI) dan menyusu.

Sesungguhnya manfaat IMD sangatlah berlimpah bagi bayi diantaranya, pertama, mencegah kedinginan pada bayi (hipotermia). Suhu didalam kandungan berkisar 36,5-37,5 C. Ketika lahir, suhu ruangan berkisar 25-27 C atau lebih rendah 10 C.

Dada ibu adalah tempat yang paling ideal bagi bayi baru lahir. Suhu kulit ibu dapat menghangatkan bayi sesuai dengan suhu yang dibutuhkan bayi, terlebih jika bayi terlahir prematur. Meskipun inkubator memiliki fungsi yang sama, namun tubuh ibu jauh lebih menghangatkan dan membuat suhu bayi lebih stabil.

Kedua, stabilitas denyut jantung dan napas bayi. Berada di kulit ibu yang hangat dan disertai mendengarkan degup jantung ibu sambil diayun gerakan dada ibu yang bernapas naik turun serta diusap-usap lembut oleh tangan ibu dan ayah dapat membuat bayi stabil lebih cepat setelah proses persalinan yang melelahkan bagi bayi.

Ketiga, memberikan kolostrum untuk bayi. Kolostrum adalah komponen yang diproduksi saat ASI pertama kali keluar, setelah proses persalinan. Cara pertama dari ASI ini biasanya berwarna kuning, sangat kental dan jumlahnya kurang lebih hanya satu sendok teh.

Kolostrum sesungguhnya mengandung kaya akan nutrisi dan jika bayi mengonsumsinya maka dapat mencegah tubuh mereka terkena penyakit.

Keempat, mencegah penurunan kadar gula darah bayi (hipoglikemia). Suhu tubuh bayi yang terjaga dapat mempertahankan kadar gula darah dalam tubuh bayi. Jika bayi kedinginan, kebutuhan gula darah meningkat sehingga bayi dapat kekurangan gula darah.

Karena itu, menjaganya tetap hangat dengan meletakkan bayi diatas kulit dada ibu juga akan mencegah dari hipoglikemia yang dapat membuat bayi lemas, sulit menyusu, hingga kejang jika gula darahnya sangat rendah.

Kelima, memperkuat hubungan ibu dan bayi. Bukti menunjukan jika kulit bayi bersentuhan dengan kulit ibunya atau yang biasa disebut skin to skin contact segera setelah lahir dapat menciptakan keintiman yang lebih dalam dengan sang ibu.

Selain itu, aktivitas tersebut merupakan cara yang efektif untuk menenangkan bayi sakit, yang bisa dilakukan kapan saja. Hal tersebut juga membuat perasaan ibu jadi lebih nyaman.

Jika Anda sedang mengandung dan ingin melakukan IMD, hal tersebut dapat dikonsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan peny. Kandungan di RS Sari Asih. Jika ingin mendapatkan informasi lebih dapat membuat temu janji melalui Sari Asih Online yang bisa diunduh melalui Play Store.

 

Coming Soon
Ok