Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Sari Asih Konsultasi Online

Imunisasi Lengkap Bisa Cegah Penyakit Berbahaya Pada Anak

10 Aug, 2022

SARIASIH.com - Demi menjaga tumbuh kembang Si Kecil tidak terganggu, imunisasi menjadi salah satu hal yang wajib diberikan pada mereka. Imunisasi sendiri berfungsi memberikan kekebalan tubuh secara buatan agar anak terhindar dari penyakit di kemudian hari.

Dokter spesialis anak RS Sari Asih Ciledug, Kota Tangerang, dr. Arifin kurniawan K, SpA., MKes., CHt, menerangkan jika imunisasi merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan atau menimbulkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit yang spesifik.

“Dengan imunisasi memberikan dua kemungkinan, yang pertama bisa tidak terpapar penyakit, dan yang kedua, jikapun terpapar, itu hanya ringan,” ujar dr. Arifin kurniawan K, SpA., MKes., CHt.

Namun perlu difahami jika imunisasi bukan memberikan kekebalan total terhadap seseorang akan tetapi dapat mengurangi peluang untuk jadi sakit dan atau mempengaruhi berat ringannya suatu penyakit jika terpapar.
Vaksin imunisasi sedniri terdiri dari dua program, yaitu program yang diinisiasi oleh pemerintah dan mandiri.

Terdapat pemikiran jika yang diinisiasi oleh pemerintah adalah program imuniasi wajib sehingga banyak yang berpendapat jika imunisasi lanjutan tidaklah wajib.

Dijelaskan dr. Arifin kurniawan K, SpA., MKes., CHt, bahwa perjalanan imunisasi terhadap seseorang cukup panjang. Dimana meskipun terlambat, imunisasi masih bisa dilakukan dimana batas usia imunisasi lengkap itu hingga usia 18 tahun.

“Ini menjadi sebuah batasan yang dapat dikejar jika orang tua lupa memberikan imunisasi lengkap kepada anaknya, namun ada satu vaksin yang tidak bisa diberikan jika usianya sudah terlambat yaitu vaksin rotavirus untuk mencegah muntaber, karena vaksin ini diberikan tidak boleh lewat dari usia enam bulan,” terang dr. Arifin kurniawan.

Beberapa penyakit yang dapat di cegah atau diminimalisir dampaknya melalui imunisasi ialah hepatitis b, TBC (tuberkulosis), Polio, Difteri/tetanus/batuk rejan, campak dan rubella. Sedangkan untuk imunisasi lanjutan atau tambahan bisa mencegah beberapa penyakit berbahaya seperti ; Pneumonia dan meningitis, diare karena rotavirus, influenza, gondongan (mumps), Hepatitis A, kanker serviks, cacar air, ensefalitis hingga demam berdarah.

Jika orang tua merasa terlambat melakukan imunisasi terhadap anak, maka perlu didiskusikan terlebih dahulu kepada dokter di fasilitas kesehatan terdekat.

Bagikan :

Jadwal Poliklinik
dr. Fiola Yolanda , Sp.KK
Kulit & Kelamin
dr. Uliandri Amrullah , SpKJ
dr. Uliandri Amrullah , SpKJ
Psikiatri
drg. Ridho Bijaksono
drg. Ridho Bijaksono
Gigi
dr. Usyinara , Sp.P
dr. Usyinara , Sp.P
Paru
.. Evit Siti Fitri Cahyati , Amd.Gz
.. Evit Siti Fitri Cahyati , Amd.Gz
Gizi
Layanan Online
Layanan Online
Konsultasikan Dengan Dokter
Coming Soon
Ok