Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Sari Asih Konsultasi Online

Hindari Diare Dengan PHBS

19-11-2016

Bagikan :

SARIASIH.com - Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang kurang diperhatikan menjadi penyebab timbulnya berbagai penyakit yang akhirnya bersarang di tubuh kita. Diare menjadi salah satu kasus penyakit yang merebak di kalangan masyarakat khususnya anak-anak akibat kurangnya PHBS.

Disebutkan Dokter Spesialis Anak RS Sari Asih Karawaci, Dr. Didik Wijayanto, SpA, Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang buang air besar berkali-kali dalam satu hari yang melebihi batas normal dan tinja atau feses yang keluar berupa cairan encer atau kental disertai angin atau kentut dari dalam perut.

Bagi kalangan awam, Diare disebut Muntaber (muntah berak), muntah mencret, atau muntah bocor. Terkadang, tinja penderita diare mengandung darah dan lender. Dan biasanya, penderita diare akan mengalami penurunan berat badan secara drastis akibat cairan tubuh yang terkuras melalui pengeluaran tinja yang berlebihan.

Dr. Didik menyatakan, penyebab diare lebih disebabkan oleh rotavirus sebesar 40 %, dan sisanya adalah bakteri, parasit, dan alergi. Diare yang disebabkan oleh rotavirus cenderung tidak berbahaya dan akan sembuh dalam jangka waktu 5-7 hari setelah diberi obat. Namun pada anak, diare bisa sangat berbahaya karena berhubungan dengan dehidrasi. Dehidrasi akan timbul jika asupan yang diterima tidak sesuai dengan pengeluaran. Terlebih, ada penyebab virus lain yang mengiringinya.

“Pada bayi dan anak-anak di bawah umur lima tahun, diare bisa menyebabkan kematian bila penderitanya banyak sekali kehilangan cairan tubuh dan tidak segera mendapatkan pertolongan atau ada penyebab virus lain seperti entrovirus,” ujar dokter full timer di RS Sari Asih Karawaci ini.

Apa yang menyebabkan Diare ?

Penyebab diare menurut Dr. Didik Wijayanto, SpA, lebih disebabkan kurangnya Prilaku Hidup Bersih dan Sehat. Namun penyebab diare yang terpenting adalah :

- Karena peradangan usus, misalnya : kholera, disentri, bakteri-bakteri lain, virus dsb.
- Karena kekurangan gizi, misalnya : kelaparan, kekurangan zat putih telur.
- Karena keracunan makanan.
- Karena tak tahan terhadap makanan tertentu, misalnya : si anak tak tahan meminum   susu yang mengandung lemak atau laktosa.

Bagaimana terjadinya diare ?

Diare dapat ditularkan melalui tinja yang mengandung kuman penyebab diare. Tinja tersebut dikeluarkan oleh orang sakit atau pembawa kuman yang buang air besar (BAB) di sembarang tempat. Tinja tersebut kemudian mencemari lingkungan misalnya tanah, sungai, air sumur. Orang sehat yang menggunakan air sumur atau air sungai yang sudah tercemari akan mudah terserang diare.

Bagaimana cara mencegah diare ?

Telah disebutkan sebelumnya, penyebab diare lebih disebakan kurangnya Prilaku Hidup Bersih dan Sehat. Untuk itu, pencegahannya adalah dengan menerapkan polah Hidup Bersih dan Sehat, baik di rumah maupun lingkungan tempat tinggal. Salah satu contohnya adalah buang air besar di toilet, tidak di kali atau sembarang tempat. Kemudian biasakan mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar.

Pada anak, orang tua disarankan untuk membersihkan tangan dan telapak anak secara teratur serta menyusuinya selama mungkin dengan ASI, di samping makanan lainnya sesuai umur. Bayi yang minum susu botol lebih mudah diserang diare daripada yang minum ASI.

Konsultasikan Dengan Dokter
Coming Soon
Ok