Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online

Cegah Malaria Dengan Bersih-bersih Rumah

08 May, 2023

SARIASIH.com  - Masyarakat masih ada yang tidak faham dengan perbedaan antara nyamuk penyebab malaria dan nyamuk penyebab demam berdarah. Meski sama-sama disebabkan oleh gigitan nyamuk, keduanya membawa risiko tinggi jika diabaikan.

Nyamuk malaria dan demam berdarah mempunyai ciri yang berbeda. Nyamuk malaria disebabkan oleh nyamuk jenis Anopheles berwarna coklat kehitaman yang biasa terlihat di air kotor dan pembuangan sampah.

Sementara nyamuk penyebab demam berdarah dibawa oleh nyamuk jenis Aedes Aegypti dengan ciri tubuh bintik putih. Nyamuk ini biasa berkembang di air bersih yang berkubang juga air selokan dan berkeliaran pada siang hari.

Gigitan kedua nyamuk ini dapat membahayakan tubuh jika tidak segera ditangani oleh layanan kesehatan. Gigitan nyamuk penyebab demam berdarah menularkan virus dangue sementara nyamuk malaria membawa parasit yang bisa masuk ke peredaran darah.

Untuk nyamuk Anopheles penyebab malaria, parasit yang disebarkannya dapat menetap di organ hati dan menyerang sel darah merah. Terdapat gejala-gejala umum yang dirasakan tubuh jika terkena gigitan nyamuk malaria.

1. Menggigil dari sedang hingga berat
2. Demam tinggi
3. Tubuh kelelahan meski tidak melakukan hal berat
4. Banyak keringat keluar
5. Sakit kepala
6. Mual serta muntah
7. Diare dan nyeri otot

Gejala-gejala tidak nyaman tersebut akan muncul pada 10 hari hingga 4 minggu sejak terinfeksi. Namun ada juga yang lebih cepat sekita 7 hari, dan itu tergantung kondisi fisik seseorang. Dan penyakit malaria dibedakan menjadi biasa dan berat.

Untuk malaria infeksi biasa akan bertahan selama 6 sampai 10 jam karena tidak ada organ vital yang terkena. Sedangkan malaria berat dikarenakan komplikasi dari jenis biasa yang tidak segera ditangani.

Ada baiknya jangan menyepelekan nyamuk kecil yang mengganggu disekitar rumah kita. Lakukan beberapa cara agar terhindar dari dampak gigitan nyamuk malaria dengan langkah berikut ini.

1. Bersihkan sarang nyamuk (PSN) dengan cara membersihkan rumah dan lingkungan tempat tinggal.
2. Hindari gigitan nyamuk dengan kain kelambu atau obat pembunuh nyamuk
3. Hilangkan genangan air di sekitar rumah atau tempat yang menyebabkan air tergenang
4. Hindari berlama-lama menggunakan pakaian singlet celana pendek

Dengan pemahaman dan pemahaman kita terhadap bahaya gigitan nyamuk akan terhindar dari risiko penyakit. Segera kunjungi Rumah Sakit Sari Asih terdekat jika infeksi berlanjut.

Bagikan :

Jadwal Poliklinik
drg. Widyanti Pratiwi , SpKGA
drg. Widyanti Pratiwi , SpKGA
Gigi Anak
dr. Fitri Wisnuwardani , Dr. Sp.M
dr. Fitri Wisnuwardani , Dr. Sp.M
Mata
Dr. Laura Bertha Rachel Sihaloho , SpKFR
Dr. Laura Bertha Rachel Sihaloho , SpKFR
Rehabilitasi Medik
dr. Kharisma Wibawa Nurdin Putra , SpPD
Penyakit Dalam
dr. Masyitha , Sp.A
dr. Masyitha , Sp.A
Anak
Layanan Online
Layanan Online
Konsultasikan Dengan Dokter
Coming Soon
Ok