Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Layanan Online Sari Asih Rapid Test, SWAB, Konsultasi Online
Sari Asih Konsultasi Online

Cahaya Biru Smartphone Bisa Sebabkan Penuaan Dini Pada Kulit

06 Jan, 2023

SARIASIH.com - Telpon pintar atau smartphone saat ini tengah digandrungi banyak orang. Dikutip dari katadata.co.id, jumlah pengguna smartphone pada tahun 2022 diperkirakan mencapai 3,9 miliar.

Meningkatnya pengguna smartphone setiap tahunnya memang sangat bisa dimaklumi, karena telpon genggam saat ini tak hanya sekedar alat komunikasi saja, beragam fasilitas tertanam di dalamnya.

Bermacam fungsi bisa digunakan pada smartphone seperti dokumentasi foto seperti kamera, penyimpanan data, musik, pesan instan, perbankan, radio, gambar, internet, televisi, video serta fitur lainnya. Terlebih, smarphone kini sudah bisa digunakan untuk bermain game yang terkoneksi dengan pemain lain di hampir seluruh negara.

Penggunaan telpon pintar terkini memang dapat membantu sebagian aktivitas, hanya saja, segala sesuatu memiliki dua sisi mata yang berlainan. Manfaat yang didapat dari smartphone bisa dinikmati dengan maksimal namun terdapat juga sisi negatif yang terpancar dari smartphone.

Dokter Spesialis Departemen Medik Dermatologi dan Venereologi, RS Sari Asih Serang, Kota Serang, dr. Kharisma Yuliasis Widiasri, M.Sc, SpDV, menyebutkan smartphone memiliki pancaran cahaya biru (bluelight) yang memiliki efek buruk pada kulit.

Image 2022-12-21 at 10.41.36

Hal ini karena gelombang cahaya pada layar telpon dapat menembus lebih dalam ke lapisan kulit dibandingkan sinar UV Matahari sehingga berisiko menyebabkan penuaan dini. Ini bisa terjadi dikarenakan durasi penggunaan smarthpone yang terlalu berlebih.

“ Rata-rata penggunaan smartphone di Indonesia menghabiskan waktu sebanyak 5,5 jam per hari, dan smartphone baik itu tablet, menghasilkan cahaya biru atau blue light,” kata dr. Kharisma.

Paparan bluelight dari smartphone yang secara terus menerus dan kumulatif dijelaskan dr. Kharisma dapat menyebabkan stress oksidatif pada kulit yang menghasilkan radikal bebas pada kulit yang menyebabkan penuaan kulit.

“Stress oksidasi pada kulit mempercepat penuaan kulit, menimbulkan bercak kehitaman pada kulit serta kegelapan pada kulit,” jelas dr. Kharisma.

Iapun menyarankan agar pengguna smartphone untuk secara bijak menggunakannya demi kesehatan kulit kita. Selain efek stress oksidasi pada kulit, peluang-peluang terjadinya hal negatif pada organ tubuh lain juga bisa terjadi.

Untuk itu, jika terdapat kondisi-kondisi yang tidak biasa pada tubuh akibat penggunaan smartphone, bisa segera dikonsultasikan kepada tim ahli yang sudah dipercaya untuk mencari penyebab dan menemukan solusinya.

Bagikan :

Jadwal Poliklinik
dr. Estu Ratnanggana Jati , Sp.KK
dr. Estu Ratnanggana Jati , Sp.KK
Kulit & Kelamin
dr. Agung Triana Hartaty , SpDV
dr. Agung Triana Hartaty , SpDV
Kulit & Kelamin
dr.. Kharisma Yuliasis Widiasri , M.Sc, Sp. DV
dr.. Kharisma Yuliasis Widiasri , M.Sc, Sp. DV
Kulit & Kelamin
Layanan Online
Layanan Online
Konsultasikan Dengan Dokter
Coming Soon
Ok