Operasi Sumbing Serentak Di 17 Rumah Sakit Raih Rekor MURI

27-08-2018

SARIASIH.com - Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) mengadakan kegiatan operasi bibir sumbing dan langit-langit mulut secara serentak di 17 rumah sakit di delapan provinsi. Kegiatan ini melibatkan 45 dokter spesialis bedah mulut dan maksilofasial dengan sasaran 250 penerima manfaat. Dedikasi para dokter ini berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Dengan ini kami memberikan rekor dunia kepada PABMI untuk operasi celah bibir dan langit-langit mulut dengan jumlah pasien, rumah sakit, dan dokter spesialis terbanyak serentak dalam satu hari,” kata Ketua MURI Jaya Suprana saat menyerahkan piagam rekor MURI tersebut kepada Ketua Pengurus Pusat PABMI, drg.Syafrudin Hak, di Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Minggu (26/8).

Menurut Jaya, rekor MURI yang dipecahkan PABMI ini bukan rekor biasa. Bukan hanya jumlah, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi. Dalam sejarah MURI belum ada operasi yang dilaksanakan oleh banyak dokter spesialis secara serentak dalam satu hari. Kegiatan seperti ini, kata dia, patut dihormati dan menjadi inspirasi bagi profesi lain untuk melakukan kegiatan sosial khusus bidang kesehatan yang memang sangat dibutuhkan masyarakat.

Ia berharap, di HUT RI ke-74 tahun depan, kegiatan ini kembali diselenggarakan dengan menyasar lebih banyak penderita celah bibir dan langit-langit mulut serta melibatkan lebih banyak rumah sakit, termasuk 33 RS Siloam ikut ambil bagian.

Syafrudin Hak mengatakan, kegiatan ini sebagai kontribusi para dokter sebagai anak bangsa untuk mengisi hari kemerdekaan RI. Sengaja dipilihnya 17 rumah sakit di delapan provinsi disesuaikan dengan tanggal dan bulan kemerdekaan RI. Operasi cuma-cuma ini bekerja sama Smile Train Indonesia dan Ina Cleft.

“Kami hanya ingin memberikan senyuman kemerdekaan kepada anak-anak penderita celah bibir dan langit-langit mulut di ulang tahun Indonesia ke 73 tahun,” kata Syafrudin.

Adapun 17 rumah sakit yang terlibat tersebut, ialah RSUD Anuntaloko Parigi, RS Cahya Kawaluyan Padalarang, RS Hermina Samarinda, RS Siloam Karawaci, RS Islam Sari Asih Ar-Rahman Tangerang, RS Panti Rahayu Purwodadi, RS Permata Depok, RS Surya Insani Riau, RSGM Universitas Hasanuddin Makassar, RSGM Universitas Padjajaran, RSI Gorontalo, RS Ibnu Sina Pekanbaru, RSUD Adjidarmo Lebak (Banten), RSU Aisyiyah Padang, RSUD Yogyakarta, RSU Mitra Sejati Medan, dan RSUD Pandanarang Boyolali.

 

Coming Soon
Ok