Persaingan jasa pelayanan kesehatan semakin ketat. Untuk itu RS Sari Asih Ciledug terus melakukan terobosan dengan meningkatkan kualitas pelayanannya. Salah satunya adalah dengan melengkapi fasilitas medis yang modern dan canggih serta didukung dokter spesialis dan ahli.
“Mutu pelayanan di RS Sari Asih Ciledug sama dengan mutu pelayanan rumah sakit besar lain yang ada di Tangerang semisal Bhakti Asih, Mutiara Bunda atau Rumah Sakit Internasional Bintaro. Semuanya tersedia, dokter lengkap," kata Direktur Utama RS Sari Asih Ciledug, Dr. H Ni’matullah Mansur, MARS dalam suatu kesempatan.
Ni’matullah Mansyur mengatakan, pelayanan RS Sari Asih Ciledug telah memenuhi standar rumah sakit baik nasional maupun internasional. RS Sari Asih Ciledug memiliki sejumlah dokter spesialis dan ahli (sub spesialis) yang bekerja full timer. Selama 24 jam, para dokter yang berjumlah 64 orang bisa melayani keluhan pasien yang datang.
“Peralatan medis canggih dan modern juga telah kita miliki beserta para ahlinya. Peralatan medis tersebut yaitu CT Scan, USG 3 Dimensi, Hemodialisa, Endoskopi, NICU, ICU dan Treadmile . Sedangkan untuk kapasitas tempat tidur yang kita miliki mencapai 155 buah. Dan ruang inap dengan fasilitas SVIP, VIP, Kelas 1, Kelas2 dan Kelas 3 bisa dipilih oleh pasien,” terang Ni’matullah Mansur.
Namun demikian, meski memiliki fasilitas lengkap, Ni’matullah tidak begitu saja percaya tidak ada satupun pasien yang mengeluhkan fasilitas yang diterimanya. Keluhan itu ditegaskan Ni’matullah pasti ada. “Saya malah curiga jika tidak ada keluhan,” tegas Ni’matullah. Menurut Ni’matullah, keluhan masyarakat itu diperlukan untuk menilai kinerja dan kualitas pegawai rumah sakit. Dengan adanya keluhan, semua pegawai bisa menilai kinerjanya masing-masing dan memotivasi diri untuk bagaimana meningkatkan pelayanannya sehingga bisa terus belajar.
Untuk itu, selaku Direktur Utama RS Sari Asih Ciledug, Ni’matullah meminta para staffnya membuat sebuah saluran timbal balik untuk memonitor tingkat kepuasan pasien. “Yang kita miliki bentuknya berupa SMS center, angket pertanyaan yang nantinya di masukkan ke kotak saran yang telah kita sediakan,” jelas Dr Ni’matullah Mansur, MARS yang mengaku berani menghadapi pasien yang ingin bertemu secara langsung untuk meyampaikan keluhannya.
Tak heran, sejak berdirinya di tahun 2005, RS Sari Asih Ciledug berhasil mendapatkan kepercayaan masyarakat sekitar. Hal ini terbukti dengan jumlah Bed Occupacion Rate (BOR) atau angka rata-rata tempat tidur terisi dalam satu tahun di RS Sari Asih Ciledug mencapai 90 persen untuk tahun 2009. “Idealnya angka BOR berkisar antara 75 – 85 persen , tapi kita bisa mencapi 90 persen,” terang Dr Ni’matullah Mansur, MARS.
Untuk bisa mengetahui pelayanan kesehatan RS Sari Asih Ciledug, ataupun ingin berkonsultasi dengan dokter sesuai kebutuhan, waktu dan jamnya anda bisa lihat di jadwal dokter untuk RS Sari Asih Ciledug. (**)